Agar hidup tak menyia..

Sungguh, orang yang telah menyia-nyiakan waktunya lebih patut mendapatkan peringatan dibanding dengan orang yang menyia-nyiakan hartanya. Menyia-nyiakan waktu adalah lambang kebodohan. Muslim yang benar tidak akan membiarkan waktunya hilang percuma. Mengapa? Sebab ia tahu bahwa di setiap waktu ada aktivitas yang harus dikerjakan. Menyia-nyiakan waktu berarti mempersulit diri dengan menumpuk pekerjaan. Orang-orang yang terbiasa menggunakan waktunya untuk perbuatan yang sia-sia (laghwi), jelas akan tertinggal jauh. Waktu luang yang diisi dengan perbuatan laghwi cenderung membawa seseorang kepada kemaksiatan.
Orang mukmin yang mengerti akan manfaat waktu, merupakan keharusan baginya untuk selalu mengerjakan kebaikan, dan tak layak baginya untuk menunda kewajiban hari ini ke hari yang lain dengan alasan malas atau berat hati.
Ada sebuah pepatah,’ Takkan kutunda pekerjaan hari ini hingga esok karena malas. Sesungguhnya hari esok bagi orang-orang yang malas.” Al-qur’an sendiri menganjurkan manusia agar berlomba-lomba dalam kebaikan. “maka berlomba- lombalah kamu dalam kebaikan. Di mana saja kamu berada Allah pasti akan mengumpulkan sekalian(Qs. 2;146)

Yah, semoga bisa menjadi pelajaran bagi kita bersama.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s