BERDAYA-GUNAKAN MASJID, AYO!

Masjid adalah tempat shalat. Masjid merupakan wadah penenang jiwa dalam beribadah. Dan satu hal yang perlu diingat bahwa di masjid pula umat muslim bisa berkumpul menjadi satu. Sepertinya hal ini bisa dilihat sebagai suatu potensi yang besar. Terlebih jika kita berbicara pada konteks pembangunan umat. Tapi sayangnya potensi ini belum bisa terbaca oleh kebanyakan umat muslim, terutama oleh tokoh masyarakat dan penjaga masjid itu sendiri tentunya. Tempat ibadah yang menjadi mindset di masyarakat kebanyakan hanyalah ibadah mahdloh saja, seperti ibadah shalat fardhu berjamaah dan shalat taraweh berjamaah. Sehingga tak ayal jika program yang digetolkan adalah berlomba-lomba membangun “kemegahan” fisik masjid, dengan segenap kemegahan fasilitasnya juga tentunya. Nah, sekarang mari kita lihat studi komparasinya.

Secara bahasa (lughawi), masjid adalah tempat bersujud. Sedang secara istilah (istilahi) adalah rumah Alloh SWT. Melihat makna masjid dalam konteks sejarah dakwah, masjid adalah tempat pertama yang dibangun Rasulullah Muhammad SAW untuk menunjang aktivitas dakwahnya. Pada saat itu, masjid adalah pusat segala kegiatan yang terperinci ke dalam tiga fungsi. Yaitu fungsi religi, fungsi pendidikan, dan fungsi sosial, pemberdayaan serta pengembangan ekonomi masyarakat (Ahmad Khoiron,2009). Jadi jika kita mau flashback melihat keberadaan masjid di zaman Rasulullah SAW, para sahabat, dan para tabiit tabiin, masjid tidak hanya digunakan untuk ibadah mahdloh saja. Saat Nabi memilih membangun masjid sebagai langkah pertama membangun masyarakat yang madani, konsep masjid bukan hanya sebagai tempat shalat, atau tempat berkumpulnya kelompok masyarakat (kabilah) tertentu, tetapi masjid sebagai majelis untuk memonitoring atau mengendalikan seluruh masyarakat (Pusat Pengendalian Masyarakat). Sehingga secara konsepsional masjid disebut sebagai Rumah Allah (Baitullah) dan bahkan rumah masyarakat (bait al jami‘).

Setelah kita mengetahui bahwa masjid juga digunakan untuk membicarakan perkara umat, berdiskusi, basis penggerak kegiatan keislaman, bahkan masjid dapat lebih berdaya guna dengan mendistribusikan hasil-hasil infaq untuk menyejahterakan umatnya, maka sudah sepantasnya hal ini yang coba kembali kita tengaraikan. Di tengah krisis multidimensional seperti saat ini, baik itu akhlak, ketauladanan, ekonomi dan budaya, keberadaan masjid harus mampu muncul sebagai problem solvernya.

Hal ini yang harus diterapkan oleh masjid kita saat ini. Misalnya saja di suatu daerah itu masih memiliki pemukiman yang belum layak, yang bahkan ekstrimnya tempat sampah menjadi tempat tinggal mereka, ini belum menjadi perhatian kita. Padahal tidak jauh dari situ berdiri megah sebuah bangunan masjid nan agung, yang di dalamnya bertahtakan fasilitas-fasilitas mewah yang jam dindingnya saja impor dari Perancis. Na’udzubillah, jangan salahkan jika kaum misionaris mulai melancarkan serangannya disini. Dengan berbekal kata-kata “kepentingan sosial”, mereka memberikan mie beberapa dus kepada keluarga berekonomi lemah ini, dimana yang tinggal di “tempat sampah” ini sebagian besar masyarakatnya adalah muslim.

Sudah saatnya masjid kita memiliki fungsi yang lebih efektif dan produktif dalam memanfaatkan potensinya, baik moral maupun materiil (dana), bahu membahu memanfaatkan ukhuwah islamiyah kita untuk berjamaah pula dalam mengembalikan fungsi masjid sebagaimana yang telah Rasulullah SAW contohkan. Mari kembali berdaya-gunakan masjid kita.

Allahu akbar!!!

2 Comments

Filed under Ruhul Jadid, Tulisan "Engineer" TI

2 responses to “BERDAYA-GUNAKAN MASJID, AYO!

  1. Asslmkm,,,
    yuk rame2 makmurkan masjid

  2. refi

    wa’alaykumussalam..
    mari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s